Waktu Punya Kisah

Dahsyatnya Social Media

Rutinitas jiwa muda jaman sekarang gak luput dari update ini itu anu inu di sosial media. kalo jaman anggi SMP dan awal SMA cuma ada satu socmed friendster, terus masuk kelas 2 SMA ada Facebook, dan hingga kini socmed yang banyak digunakan anak muda pada umumnya FB, Twitter, Path, Instagram.

 

kalau mau dirasa-rasain dan dipikirin, banyak pribadi individu berubah gara-gara sosial media.
seperti kata orang ” Menjauhkan yang dekat, Mendekatkan yang jauh”
darah muda sekarang memang suka autis kalo sudah megang smartphone yg canggih.
tapi pernah kah kalian berfikir , bahwa sesungguhnya semua social media yang ada ini menjurus kepada kesombongan atau pamer sesuatu ?
kalo aku sih setuju. gg tau deh mas anang dan mb titi gimana ? #salah fokus
kenapa gitu ??
iyah suka abnormal, apalagi sekali update di path, ke sharenya di facebook plus twitter, begitu juga instagram. Manusia sekarang suka berlebihan, padahal klo mau sadar updetan yg dishare ke socmed lain juga yg liat yaa temennya ituitu juga. ini namanya mubazir, dan mubazir temennya setan. dan gue salahsatunya juga. astagfirulah . yyee tapi kan ada beberapa jg yg beda temennya. yoiih meskipun just little
lah kok abnormal ?
biasanya ngantuk tidur, laper makan tapi ini update status. biasanya mau makan baca doa ini di foto dulu makanannya. dan yang lebih parah autisnya suka curhat kekesalan, kebencian, kesenangan kita sama si socmed, dan pamer kemesraan. entah lah gg ngerti lagi. karna gue juga salah satu orang yg gemar melakukan itu semua, kecuali pamer kemesraan !
memang gg bisa dipungkiri kalau dengan adanya social media ini kita jadi lebih berwawasan , menjalin networking dan yg pasti memberikan kenikmatan dan kepuasan tersendiri.
Dahsyatnya sosial media buat orang gemar membangun image positif
Dahsyatnya sosial media buat orang gak pernah merasa kesepian
Dahsyatnya sosial media buat orang tau watak dan perasaan yg sedang dialami seseorang
Dahsyatnya sosial media buat orang suka main sindirsindiran
kebanyakan dari kita lebih mengutamakan update di socmed dulu diatas kepentingan lain yang lebih dari segala-galanya. contoh update pray for kelud, apa bener dalam setiap solat dan doanya mereka berdoa untuk keselamatan saudara”nya di kelud ?
atau mengutamakan update di socmed dulu baru bls sms , bbm atau line orang tua atau PACAR. maaf yy buk pak, anakmu ini suka khilaf.
sering kali pertikaian, perselisihan, perselingkuhan, dan pertengkaran terjadi gara-gara media sosial.
semua orang berlomba-lomba update kesibukan, dan perasaan yang dialaminya untuk diketahui semua orang . enggak ada yang salah, karna gue juga gitu. tapi bisa kan membatasi diri ?
WISE WHILE ONLINE , THINK BEFORE POSTING

You Might Also Like

No Comments

    Tinggalkan Balasan