Waktu Punya Kisah

Kelas Inspirasi Lampung 3 : Sehari Menginspirasi Selamanya Membekas di Hati

Selalu ada makna dari setiap aksi yang kita lakukan, di kelas inspirasi ini Dek Maya belajar banyak hal. Apa sih kelas inspirasi itu? Kelas inspirasi lahir dari program Indonesia mengajar yang ingin berkontribusi lebih pada pendidikan Indonesia. Kelas inspirasi ini merupakan kegiatan yang mewadahi para profesional dalam segala jenis bidang pekerjaan yang memiliki jiwa sosial tinggi untuk berkontribusi menjadi relawan pengajar berinteraksi di sekolah untuk berbagi cerita dan pengalaman kerja dan memberi motivasi untuk meraih cita-cita bagi para siswa.  Namanya relawan jadi ini murni pengabdian tanpa imbalan, sehari cuti untuk mengunjungi dan mengajar SD. Tidak hanya diselenggarakan di Lampung tapi kelas inspirasi ini tersebar di berbagai tempat di Indonesia mulai dari Kelas Inspirasi Aceh hingga Kelas Inspirasi Halmahera Selatan. Biasanya beberapa bulan sebelum hari inspirasi, kelas inspirasi sudah membuka pendaftaran untuk  fasilitator, relawan inspirator, dan relawan fotografer serta relawan videografer.

img-20161112-wa0016

Nah saat Kelas Inspirasi Lampung #3 oprek relawan, Dek Maya coba daftar jadi relawan fotografer, karena belum gede nyalinya untuk jadi inspirator yang mengajar anak-anak SD, jadi mencoba dari hal yang kecil untuk turut berperan dalam mendokumentasikan kegiatan Kelas Inspirasi merupakan kebanggaan tersindiri juga untuk Dek Maya. Dan hari pengumuman relawan datang juga, nama Dek Maya menjadi salah satu yang ada dari seratusan lebih relawan yang berhasil lolos di Kelas Inspirasi Lampung #3. Selang beberapa hari pasca pengumuman relawan, fasilitator kelompok Dek Maya telpon dan memastikan bersediakah Dek Maya untuk  ikut bergabung dalam relawan Kelas Inspirasi Lampung #3 dan datang untuk briefing.

img-20161123-wa0002

Nah di briefing ini kita semua dijelaskan gambaran hari inspirasi, bagaimana mengajar anakanak SD dan menghadapi tingkah mereka. Di briefing ini kita dibagi dalam berbagai kelompok, kala itu Dek Maya bertemu dengan teman kelompok untuk pertama kali, wajah wajah muda penuh semangat yang siap menginspirasi siswa SD. Kelompok kami adalah kelompok 4 dan mendapat amanah untuk menginspirasi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Islamiyah Panjang. Relawan di Kelompok 4 ini terdiri dari berbagai jenis profesi ada Kakak Mezan (Fasilitator) Dosen muda dan perangainya mirip Choki disinetron Disini Ada Setan. Lalu ada Kak Vio (inspirator) Marcomnya UBL yang hatinya bak ibu peri. Ada Kak Ade dan Kak Tuti (inspirator) dari Palembang, kakak ketemu gedenya Dek Maya karena baru sehari ketemu udah nyaman banget cerita dan gosip sama mereka mengayomi dan menjaga Dek Maya haha. Kak Kiki (inspirator) Manager Muda Kirana Tour and Travel yang wawasan dan pengalaman travelingnya banyak banget. Kak Habib (Inspirator) perawat Rs Muhammadiyah Metro, yang ternyata adalah teman kuliah tetangga Dek Maya, setidaknya membuktikan kalau Lampung itu kecil. Kak Fahma (inspirator) karyawan PLN yang diemdiem menghanyutkan. Gita (inspirator) staff tenaga ahli DPR RI yang jago berpolitik dan ternyata temen kentelnya Emon, sahabat SMA dek Maya, lagi-lagi Lampung itu sempit bukan?. Bang Sandi dan Bang Toge (Fotografer dan Videografer) yang pinter mencairkan suasana, kocak dan penuh canda tawa.

img_2689

21 November 2016 hari inspirasi, D-Day. kami disambut oleh kepala sekolah dan guru-guru. Dimulai dengan upacara bendera, kemudian senam pinguin, lalu kegiatan belajar mengajar yang bakal diisi oleh para inspirator kece, cap tangan cita-cita serta membagikan piagam cita-cita. Senang bisa berbaur dan berbagi ilmu, pengalaman serta keceriaan terhadap anak-anak. Dari para relawan Dek Maya belajar apa arti hidup untuk tetap bermanfaat bagi orang lain. Mereka inilah orang orang baik yang rela membagikan ilmu, pengalaman, waktu dan tenaga. Mereka adalah orang-orang yang loyal dan mudah berbagi termasuk masalah uang, uang masih bisa dicari tapi kebersamaan ini jarang terjadi. Para inspirator ini mengenalkan pada anak-anak bahwa cita-cita tidak hanya menjadi dokter, guru dan polisi saja, tapi masih banyak profesi lain yang masih bisa mereka capai, masih banyak mimpi lain yang masih bisa diraih. Bahagia itu sederhana, sesederhana melihat wajah anak-anak SD tertawa, melihat wajah mereka yang selalu penasaran akan suatu hal yang baru. Setelah kelas selesai, ternyata beberapa murid memberikan surat pada inspirator, surat cinta ucapan terima kasih dan rasa senang mereka atas kehadiran kami (sebenernya yang dikasih surat cuma Kak Vio sama Bang Toge doang haha).

anggi-maya-vio-ki-lampung-06

Mengajarkan mereka menulis, memberikan semangat kepada mereka. Tingkah lucu mereka, ada yang bercita-cita menjadi superman, berantem-berantemnya mereka karena saling senggol, ah banyak sekali tingkah anak-anak yang kadang buat kita seneng sekaligus sedih uuh susahsusah gampang cuy ngurus anak.

img_2751

Datang ke MI Islamiyah buat Dek Maya bernostalgia dengan mainan masa kecil, main karet, ah betapa bersyukurnya Dek Maya permainan jenis ini tak tergerus oleh waktu dan masih tetap ada. Ikut main karet bareng mereka meskipun diejek oleh anak-anak katanya masa kecil gueh kurang bahagia, ya itu semua karena gueh terlalu excited ikut mereka main karet, secara sudah 10tahun lebih gueh gak maen karet meeen.

img-20161121-wa0075

Rupanya Dek Maya terlihat sibuk oleh ibu karena kelas inspirasi ini, ibu melontarkan beberapa pertanyaan seputar kegiatan tentang kelas inspirasi. Mungkin ibu berfikir ngapain sih ikut kegiatan kayak gitu, dibayar enggak, malah kita yang ngeluarin uang, hingga akhirnya ibu bertanya “Terus kamu dapet apa?” tanpa raguragu Dek Maya bilang, kalau Dek Maya dapat pengalaman, dapat teman baru dan yang paling penting adalah “BAHAGIA”. Bukan hanya ibu ternyata beberapa teman Dek Maya yang penasaran karena melihat foto di akun sosmed Dek Maya mengenai kegiatan Kelas Inspirasi bersama anak-anak SD juga penasaran ngapain sih ikut-ikutan yang begituan. Hmmm mereka sibuk untuk mencari kepuasan sendiri dan mungkin mereka tak mengerti bagaimana indahnya berbagi dan bertemu dengan orang-orang baik. Padahal kalau katanya Opick mah taubat hati itu berkumpulah dengan orang-orang soleh ya. Bahkan sampai sekarang kemesraan para relawan kelas inspirasi Lampung 3,kelompok 4 masih tetap kokoh.

anggi-maya-vio-ki-lampung-20

Kelas Inspirasi Lampung #3 ternyata memang akan selamanya membekas dihati. Seminggu pasca hari inspirasi Dek Maya diharuskan kembali ke MI Islamiyah lagi untuk mengambil FD rekan Dek Maya yang tertinggal, tapi subhanallah ternyata anak-anak masih ingat dengan Dek Maya, mereka menyapa dengan riang gembira dan senyum terpapar jelas di wajahnya “Haii miss Anggi” “Eh miss” “Miss ngapain?” “miss mau kemana” sapaan itu terlontarkan oleh mereka ketika Dek Maya berjalan dan menyusuri MI Islamiyah Panjang. Tak hanya itu, sebulan lebih berlalu Dek Maya kembali ke MI Islamiyah untuk memberikan spanduk cap tangan cita-cita anak-anak ke sekolah itu lagi, dan mereka masih mengingat gueeh. Lagi-lagi dek Maya dapat senyumaan dan sapaan hangat dari mereka bahkan dapat doa “miss hati-hati ya”. Subhanaallah betapa terenyuhnya hati Dek Maya. Meskipun gue gak hapal, gak kenal, dan gak tau nama-nama mereka, tapi mereka tetap mengingat Dek Maya yang hanya sehari datang ke mereka, tidak, bahkan bukan sehari hanya hitungan jam saja, hanya 5 jam bersama mereka, tapi karena membekas dan berkesan di hati mereka akan selamanya mengingat kita.

You Might Also Like

2 Comments

  • Reply
    wijayaarif
    9 Mei, 2017 at 10:18

    Boleh kabar-kabar dong kk ?..kalo ada buka pendaftaran lagi Lampung Inspirasi mengajar nya.. soalnya saya asli lampung, tapi tidak tinggal dilampung..

    • Reply
      anggimayavio
      13 Mei, 2017 at 23:26

      Boleh kak bisa cek aja di kelasinspirasi.org disitu lengkap biasanya jadwal pendaftaran relawan. Tinggal pilih kotanya saja hehe

Tinggalkan Balasan