Waktu Punya Kisah

Listening is the attitude of the heart

Mendengarkan adalah sikap hati, kata pakde Mario Teguh
heemm kalau kata orang bijak belajar dari pengalaman dan kesalahan. yoiih sebelumnya bukan maksud sok bijak atau segala jenis bentuk sok sokan, sungguh gak ada niat sama sekali seperti itu. cuma mau menuangkan apa yang ada di dalam kepala anggi melalui tulisan tentang kejadian kala itu.
kejadian yang mengingatkan gue tentang pentingnya waktu . salah sih emang gak tepat waktu, cuma yang bikin syok kalimat yang keluar kala marah itu , gak usah terlalu mellow nggi , ambil positifnya seseorang marah wajar kalimat yang dilontarkan kasar gitu .

 

Mana ada orang yang mau kalah . termasuk dalam adu argumen . banyak yang bilang gue selalu ngeles kalo dikasih tau, maaf bukan ngeles tapi kejadian yang sebenernya ya seperti itu . Dari pada dibilang banyak orang gitu mending kita diam, mendengarkan adalah sikap hati. yang penting gue sadar gue salah.
katanya gimana mau dihargain waktu lo kalo lo gak bisa hargain waktu orang . disini istilah sabar menunggu bakal di sayang Tuhan dan termasuk perbuatan yang terpuji gak berlaku. dan katanya bisa ditinggal orang lo, sebenernya gg apa ditinggal orang kita bisa belajar sendiri kan ? tapi kalo terus seperti itu gak akan selesai urusan
Susah kalo yang dibicarain masalah waktu . oke gue ngerti banget istilah waktu adalah uang. dan istilah bijak akan waktu lainnya. disini gue bisa belajar untuk ontime kedepannya karena makna waktu itu :
1.Untuk memahami makna satu tahun, tanyalah seorang siswa yg gagal dalm ujian akhir
2.Untuk memahami makna satu bulan,tanyalah seorang ibu melahirkan bayi prematur
3.Untuk memahami makna satu minggu, tanyalh pada buruh mingguan
4.Untuk memahami makna satu menit, tanyalah pada seorang yg tertinggal kereta
5.Untuk memahami makna satu detik, tanyalah seorang yg slamat dr kcelakaan
Nah kesimpulan yang gak sesuai dengan konteks waktu yakni mendengarkan adalah sikap hati, dimana apabila seseorang menjelaskan segala unekunek akan kekesalan dan kesalahan yang kita perbuat, mendengarkan adalah sikap hati, gak boleh ngeles. kenapa ? karena dengan mendengarkan akan merasa dihargai dan secara tidak langsung mengandung makna mengerti dan mengakui kesalahan. entahlah absurd emang

You Might Also Like

No Comments

    Tinggalkan Balasan