Review Drama dan Film

Review Ayat Ayat Cinta 2, Fahri Si Pria Tanpa Cela

Sudah nonton Ayat Ayat Cinta 2? Bagaimana kisahnya? Seru? Di awal film kita akan dimanjakan oleh keindahan Skotlandia dan alur ceritanya yang menurut dek Maya cukup ingin membuat penasaran untuk terus menontonnya. Hmm pokoknya review kali ini isinya spoiler semua. Jangan baca kalau nggak mau spoiler. 1 sampai 10 berapa nilai untuk film Ayat Ayat Cinta 2? Perspektif Dek Maya memberi nilai 6.

Ayat Ayat Cinta 2 masih menceritakan kisah yang sama dengan film pertamanya tentang sosok pria baik hati, soleh, dan ganteng, diperankan oleh Fedi Nuril. Pada Ayat Ayat Cinta pertama yang tayang 10 tahun silam (zaman Dek Maya masih SMP) menceritakan tentang kehidupan pernikahan Fahri yang harus berpoligami dari istrinya Aisha. Ayat Ayat Cinta 2 pun begitu.

Tayang serentak di bioskop pada 21 Desember 2017, sosok Fahri yang dulu bukanlah yang sekarang. Fahri sudah mapan dan kaya, dia jadi profesor Filologi di Universitas Edinburgh, dia juga punya banyak bisnis mini market, rumahnya bagus, uangnya tak berseri, dan Fahri juga punya supir sekaligus pelayan bernama Hulusi yang diperankan oleh Pandji Pragiwaksono.

Ayat Ayat Cinta 2 berkisah saat Fahri ditinggal oleh Aisha yang pergi membantu anak-anak di Palestine. Namun, Aisha yang tak bisa dihubungi lagi dianggap hilang dan tak pernah juga kembali ke rumah. Di situlah muncul sepupu Aisha, Hulya yang diperankan oleh Tatjana Saphira di kehidupan Fahri. Hulya digambarkan sebagai wanita yang cerdas, cantik, dan baik. Sekilas tentu sudah bisa dibayangkan bagaimana kisah ini akan bermuara.

25007293_158550648236227_8699774798592475136_n

Ayat Ayat Cinta 2 memang mengangkat isu-isu sosial dan agama yang tengah terjadi khususnya di Indonesia. Perang di Palestine, toleransi dalam perbedaan keyakinan, suku agama dan ras, mungkin sedikitnya tentang poligami. Bukan mau sok-sokan komentar atau mengkritik mahakarya luar biasa yang diangkat berdasarkan novel Habiburahman El Shirazi, tapi ini menurut Dek Maya loh (murni karena penilaian individu), makin ke akhir menurut Dek Maya ceritanya banyak sekali yang janggal dan amarahku mulai membuncah. Kau tonton saja jika ingin merasakan kesal!

Ada anggapan jika film yang bagus adalah film yang pandai memainkan emosi penontonnya, Ayat Ayat Cinta 2 juga bisa nih mengobrak-abrik suasana hati dan perasaan dek Maya. Beberapa kejanggalan itu pun membuat gelak tawa dek Maya petjah. Dimulai dari bahasa, lah mereka kan tinggal di luar negeri, di situ juga ada penjelasan kalau beberapa tokoh seperti Chelsea Islan yang berperan sebagai Keira, nenek Catarina (tetangga Fahri) bukan orang Indonesia tapi fasih berbahasa Indonesia. Kalau kamu berpikir wajar mereka bisa lancar speak bahasa karena tetangga mereka yang tidak lain adalah Fahri si orang Indonesia, lah tapi wong mereka aja diceritaken nggak akrab loh, kecuali mereka punya banyak kenalan orang Indonesia ya.

23596546_134074527363257_6958320050038112256_n

Kemudian saat Fahri diajak berdebat oleh anak tirinya nenek Catarina, duh uwe lupa namanya, tapi dia Bront Palarae, si bapak di Pengabdi Setan. Bapak jadi jahat ih di AAC 2, dia salah satu tentara Israel. Nah si Bapak ini kan bukan dari golongan akademisi tapi dia nantangin Fahri untuk duel debat di kampus, lah kok bisa? Dan yang lebih uniknya lagi lagi si Fahri pidato dan debatnya pakai bahasa Indonesia, nggak masuk nalar juga sih karena audiencenya muka asing tapi mereka ngerti bahasa yang diomongin Fahri. mungkin kampus itu semua mahasiswanya wajib belajar bindo kali ya.

24254242_193559024540070_7255285315928064000_n

Banyak banget hal-hal yang tak masuk logika di film Ayat Ayat Cinta 2 ini. Masa iya si Fahri nggak bisa ngenalin istrinya, Aisha yang tinggal di rumahnya. Toh selama ini juga kan Aisha bercadar, ya walaupun sebagian wajahnya rusak,masa suara Aisha, sang istri tercinta nggak ngenalin juga, kan kezel aing!!!

Kemudian ada Keira yang benci banget sama Fahri karena ayahnya tewas akibat terorist. Keira menganggap kalau Fahri itu teroris jadi dia menyimpan dendam dan kebencian yang sangat besar padanya. Setiap malam kerjaannya Keira ini corat coret mobilnya Fahri dengan tulisan ‘monster’.  Meski dibenci Keira, Fahri tetap membantunya dengan membiayai les biola.

25013609_2336048983087678_7784750450179309568_n

Keira jadi sukses dan pemain biola karena bantuan Fahri. Ia pun diwawancarai stasiun televisi dan bilang kalau selama ini ada guardian yang membantunya meraih mimpinya. “Kalau dia wanita akan saya jadikan saudara, tapi kalau dia laki-laki akan saya jadikan suami,” kata Keira yang mencoba mencari tahu sosok guardiannya.

Lah kan klise kayak sayembara zaman kolosal aja ah.  Keira akhirnya tahu kalau Fahri yang bantu, terus Keira langsung ngomong mau jadi istrinya. “Marry me Fahri!,” busyet mbak Keira kemanakah kebencian dan kemarahanmu terhadap Fahri selama ini? Mungkin benar kata orang kalau cinta dan benci itu dipisahkan dengan tembok yang amat tipis.

25014693_347161219099740_4977846673494507520_n

Si Fahri menikah dengan Hulya hingga akhirnya Hulya hamil besar. Suatu saat, Fahri, Sabina (Aisha), dan Hulya pergi bersama, dan kemudian insiden pun tejadi. Tak sengaja si Hulya dan Aisha menabrak Bahadur (pria jahat di AAC1), ya Allah kenapa si Aisha harus manggil-manggil namanya sih, kan si Bahadur jadi tau kalau itu Aisha, dendam Bahadur ke Fahri pun akhirnya dilampiaskan oleh mereka. Hmm klisenya, si Hulya yang tau kalau Sabina itu sepupunya, jadi pahlawan dan tertusuk pisau Bahadur.

Hulya meninggal dan berhasil melahirkan anaknya Fahri. Lagi-lagi sesuatu yang aneh pun terjadi, si Hulya membiarkan wajahnya di angkat dan dipindahin ke Aisha. Lah, ah sudahlah dek Maya bingung ingin memakai kata-kata apalagi untuk menjelaskan keanehan dari cerita ini.

23824962_328357334297726_8588308014870560768_n

Terlepas dari banyaknya kejanggalan yang ada di Ayat Ayat Cinta 2, dan beberapa juga menganggap kalau ceritanya ini pembodohan, ada hal-hal baik yang bisa diambil dari film ini. Apa aja? Kebaikan Fahri untuk membantu dan menolong kepada sesama tanpa melihat suku dan agamanya. Keteguhan hati Aisha yang ikhlas dipoligami dan hanya ingin suaminya bahagia. Semangat Aisha untuk menjaga kehormatan dirinya hingga ia rela merusak wajah dan kemaluannya.

Sebagai wanita normal, Dek Maya juga akan merasa kagum melihat pesona Fahri yang digambarkan sangat sempurna, bahkan mendekatai kesempurnaan seorang nabi. Nikahi aku Fahri! Fahri si manusia tanpa cela! Eh ada satu kekurangan Fahri, apa? Fahri kekurangan vitamin A karena nggak bisa mengenali dan nggak tahu kalau si Sabina, wanita yang ia bantu adalah istrinya sendiri.

You Might Also Like

No Comments

    Tinggalkan Balasan