Foodies

Ngaramen di TONY RAMEN Bandar Lampung Doy!

Dewasa ini Bandar Lampung semakin kaya akan tempat kuliner ya. Salah satu yang baru dan masih fresh yaitu Tony Ramen. Setau gue sih baru ada bulan juni atau juli 2016. Wuih akhirnya ada ramen juga di Bandar Lampung. Selama di Bandung, gue emang demen banget makan ramen. Nah ketika pulang ke Lampung, gue makan ramen cuma di Shabu Kitchen Mall Beomi Kedaton. Rasa ramennya sih enak cuma harganya masih cukup mahal. Di Bandung gue biasa makan Ramen di kedai ramen Bajuri dan itu worth it banget dengan harga 18K sampai 25K bisa nikmatin ramen yang super mantaf. Bahkan di deket Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) yang sekarang namanya berubah jadi Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) di Jalan Buah Batu, gue bisa makan ramen dengan harga 12K dan rasanya lumayan enak. Namanya Gerobak Ramen, itu harga beberapa tahun yang lalu ya, mungkin sekarang sekitar 16ribuan.Nah gimana dengan tony ramen?

Oktober ini Bandar Lampung diselimuti suhu dingin karena insensitas hujan turun lebih sering, cuaca kelabu seperti itu pasnya makan ramen, panas-panas berkuah lumayan bisa ngangetin badan. Jadi gue ngajak Aden sama Anggun untuk makan ramen di Tony Ramen. Secara posisi dan tata letak, Tony Ramen berada di kawasan strategis Jalan Z.A Pagar Alam deretan KFC, menurut analisis gue udah ketauan target pasarnya adalah anak muda dan mahasiswa. Nah sesuai kantong mahasiswa, berarti harganya cukup terjangkau dong. Ternyata tebakan gue benar haha. Sesampainya di Tony Ramen, design ruang mulai dari dinding, meja dan kursi kekinian. Tony Ramen ini terdiri dari dua lantai. Nah karena kita penasaran, dan butuh waktu lama untuk ngobrol jadi kita pilih tempat di lantai atas. Kala itu waktu menunjukkan pukul 16:30WIB dan gue cukup tercengang karena di lantai atas Tony Ramen tidak ada pelanggan lain selain kami. Wuih asyik mau ngapain aja bebas. Dan secara design tempat, gue suka banget karena nyaman, di Tony Ramen juga disediain monopoly dan uno box, dan yang paling penting tersedia wifi yang seyogyanya bak surga duniawi bagi kaula muda. What a cozy place banget kan. Tony Ramen ini menurut gue mengingatkan tempat makan di bandung namanya Upnormal. Dari design ruang, hiasan dan tulisan di dinding serta adanya permainan macem monopoly persis sama Upnormal.

img_20161017_163014_hdr

Lantai Atas Tony Ramen

Well setelah puas mengagumi keadaan ruang Tony Ramen yang cukup nyaman, kita mulai memilih jenis makanan dan minuman. Karena tujuan kita makan ramen jadi kita pilih menu ramen. Agak sedikit kecewa karena di Tony Ramen tidak ada pilihan kuahnya, kalau ramen yang biasa gue makan ada pilihan kuah seperti Tom Yum, Oriental, Kari, atau Original Chicken. Ah gak bisa milih kuahnya nih sedih, padahal pingin tomyum. Ya sudah gue pilih menu ramen beef katsu, Aden pilih chicken shoyu ramen, dan Anggun pilih chicken katsu ramen nah harga masing-masing ramen 25K. Untuk minumnya gue coba mojito leci dengan harga 15K. Selain ramen di Tony Ramen juga menyediakan berbagai menu indomie, roti panggang, dan menu nasi seperti nasi goreng atau nasi beef yakiniku. Semua harga makanan tersebut berkisar diantara 6K sampai 25K. Untuk minumannya juga beberapa jenis kopi, tea, juice, yakult strawberry, ocean blue dan ocean red, special coffe avocado, milo dinosaurus dan aqua. Untuk harga jenis minuman pun relatif murah yakni 5K sampai 27K. Nah di Tony Ramen ini juga ada paket couple buat kamu yang pergi ama pacar atau pasangan. Paket couple ini terdiri dari dua ramen dan dua es teh manis dengan harga 35K. Setelah memesan ramen dan minumnya, masnya nanya kita pesen ramen tingkat kepedasannya level berapa, karena kita bingung dan banyak nanya juga, alhasil masnya menawarkan apa mau sambalnya dipisah saja, dan itu menurut kami adalah ide yang bagus.

img_20161017_163946_hdr

Main Uno Blok

Sembari menunggu pesanan datang, untuk membunuh kejenuhan kami main uno blok diselingi dengan gosip-gosip teranyar. Tak beberapa lama ramen pun datang dan secara keseluruhan menurut penilaian gue kurang rame, ramennya kurang topping nih, harusnya dengan harga 25K gue bisa dapet topping bakso,atau topping ekado, sosis, chicken bulgogi atau tambahan sayur. Ramen punya gue dan Anggun cuma ada sebutir telur yang dibelah menjadi dua bagian dan katsu, sedangkan punya Aden berisi potongan sayuran serta irisan daging ayam. Selamat menikmati! Slurrpp punya gue kaldu kuahnya kurang berasa jadi kurang nendang rasanya dan kuahnya juga kurang panas, untuk telurnya memiliki tingkat kematangan yang pas dan gak terlalu matang, katsunya juga kurang berasa bumbunya. Secara keseluruhan untuk ramen ini gue kasih nilai 7. Nah gue icip punya aden yang chicken shoyu ramen menurut gue lebih enak, kuah kaldu ayamnya lebih berasa dan bumbunya juga berasa jadi agak lebih nampol. Untuk minuman mojito leci ternyata itu adalah sprite yang dicampur dengan daun mint dan satu buah leci, lumayan seger pas untuk teman makan ramen. Nah karena pembelian kami lebih dari 100K, Tony Ramen memberikan kami bonus berupa singkong goreng beserta sambal terasi. Waaw asiik dapat cemilan gratis.

img_20161017_165629_hdr

Beef Katsu Ramen

img_20161017_165737_hdr

Chicken Katsu Ramen

img_20161017_165721_hdr

Chicken Shoyu Ramen

Bonus Order Lebih 100K

Bonus Order Lebih 100K

Gue menikmati makanan dan suasana asik di Tony Ramen, hanya saja kok berasa ada yang kurang, dan ternyata di lantai atas pas gue kesana itu enggak ada musiknya. Alhasil untuk sedikit meramaikan suasana biar gak sepisepi amat, si Aden ngidupin lagu lewat hapenya, feels like home banget ya! Mungkin untuk selanjutnya dan untuk kalian yang berkunjung ke Tony Ramen, bisa coba shoyu ramen atau ramen spesial yang sepertinya lebih menggugah selera. Itadakimasu!! Selamat makan ramen di tony ramen selamat menghangatkan badan dengan orang tersayang di tempat yang nyaman dan harga yang pas.

img_20161017_183439_hdr

You Might Also Like

No Comments

    Leave a Reply

    %d blogger menyukai ini: